Jadilah Mutiara yang Tersimpan


Wanita Mukminah adalah mutiara yang tersimpan dan terjaga dengan baik.Tangan orang yang usil tidak mampu menjamahnya dan mata orang yang berbuat kerusakan tidak mampu menggapai keelokannya. Ia selalu tejaga dari perbuatan sia-sia di tempat perlindungan yang kokoh dan benteng yang kuat.

Salah satu bentuk penghormatan yang paling agung terhadap wanita adalah apa yang diwajibkan oleh Alloh -‘Azza wa Jalla– kepadanya agar mengenakan hijab syar’i yang justru menambah dirinya semakin sopan, anggun, bersih dan suci.Hijab akan menghalanginya dari gangguan orang-orang yang sakit hatinya, menjaganya dari serangan manusia berperilaku serigala yang selalu mengintai disekitarnya untuk mendapatkan sesuatu yang beharga darinya. Baca lebih lanjut

Iklan

Terlalu Banyak Canda Tawa, Cermin Kebobrokan Hati


Wahai saudariku muslimah, ketahuilah bahwa menghiasi diri dengan keindahan ilmu berupa bagusnya budi pekerti, akhlak yang baik, selalu bersikap tenang, berwibawa, khusyu`, tawadhu`, tidak tergesa-gesa dan senantiasa bersikap istiqomah secara lahir maupun batin, serta tidak melakukan segala yang bisa merusaknya adalah suatu perkara yang sangat penting, bahkan tidak kalah pentingnya daripada belajar ilmu-ilmu aqidah, ilmu hadits dan selainnya. Imam Ibnu Sirrin berkata, ”Dulu para ulama mempelajari budi pekerti sebagaimana mereka mempelajari ilmu.”

Maka hendaknya seorang penuntut ilmu memberikan perhatiannya pada perbaikan akhlak sebagaimana perhatiannya pada ilmu. Karena hal inilah yang sering sekali terlupakan. Bahwa seseorang tersibukkan dengan ilmu, namun lupa akan kewajibannya dalam memperbaiki akhlak. Tidaklah cukup kebaikan agama tanpa kebaikan akhlak. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah bahwa “Kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya di antara mereka. (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Hibban) Baca lebih lanjut

BERTAUBAT DARI PACARAN


Di antara perilaku orang barat yang buruk dan telah menyebar di dunia Islam pada saat ini adalah hubungan asmara (pacaran) sebelum pernikahan. Dalam Islam tidak dikenal adanya hubungan antara laki-laki dan perempuan untuk saling kenal sebelum pernikahan. Pacaran menyebabkan kerusakan yang banyak menimpa pemuda dan pemudi. Mereka semakin jatuh dan terperosok dalam kegelapan cinta terlarang, mengungkapkan cinta dengan jalan pacaran yang jelas merupakan dosa. Pacaran sendiri merupakan jembatan maksiat menuju zina yang sangat nyata. Zina melibatkan semua anggota tubuh, yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran. Baca lebih lanjut

LOMBA MUSLIMAH CERIA


Lomba Muslimah Ceria “Meniti Jalan Golongan Selamat”

Gratis, Khusus Muslimah

Jenis Lomba:
1. Lomba Baca Kitab
2. Lomba Resensi buku terjemah

Waktu & Tempat Perlombaan :
Ahad 7 Maret Pukul 08.00 WIB
@ Wisma Rhoudotul ‘Ilmi