Tempat Terbaik Wanita

Wahai ukhti , inilah pelajaran berharga untukmu. Betapa seorang wanita mulia itu paling aman berada di dalam rumahnya. Meski tak ada larangan bagi mereka untuk bersosialisasi dan menuntut ilmu di luar rumah. Dan wahai ayah-ayah kaum Muslimah! Jagalah putri-putri kalian dengan penjagaan yang terbaik. Berilah mutiara kalian kasih sayang pada tempat yang benar agar mereka terjaga kesuciannya. Wahai ukhti, jadilah kisah ini sebagai renungan untuk menghadapi realita kehidupan yang semakin keras. Semoga kalian saudariku senantiasa dapat mereguk manisnya buah keimanan. Amin.

Kalimat ini diucapkan dengan keras oleh seorang pria paruh baya, hingga semua orang mendengarnya, “Tiada tempat bagi wanita selain dirumahnya…kalimat itu terus diulang-ulang dengan dada yang gemuruh penuh penyesalan. Namun semua telah terlambat. Penyesalan sebesar apapun tidak ada manfaatnya, kerena memang nasi telah menjadi bubur.

Awal kisah ;

Pagi itu jam menunjukan pukul 06.00. Di sebuah rumah , seorang ayah beserta putra-putrinya bersiap untuk menjalankan rutinitas harian. Sang ayah pergi ke kantor sedangkan putra-putrinya pergi sekolah sebagaimana hari-hari biasanya.

Setengah jam yang lalu, adzan subuhh berkumandang. Sang ayah malah beranjak kekantor melintasi masjid dan  bukannya untuk beribadah di dalamnya. Sedang putri cantiknya yang tengah  duduk di bangku kuliah semester akhir duduk disampingnya dengan wajah sumringah (baca:berseri).

Setelah mengaantarkan anak-anaknyayang lain ke sekolah masing-masing, ia segera mengantarkan putri pertamanya ke kampus tempat ia kuliah. Dia menurunkan putrinya dengan kepercayaan penuh. Di benaknya terpatri berjuta harapan dan impian kepada permata cantiknya itu. Dia berharap putrinya sukses menyandang gelar sarjana dan kedudukan yang baik dalam pekerjaan. Setelah itu dia berharap sang putri disanding oleh suami yang baik dan sepadan dengannya  hingga di karuniai anak – anak yang lucu. Suatu impian yang begitu melambung.

Namun sayang , sang ayah sesungguhnya sang ayah hanya menurunkan anak gadisnya di gerbang kampus tanpa mengawasinya lebih jauh lagi. Sementara , sang putri telah menghianati kepercayaan sang ayah yang justru berbalik arah menuju tempat lain untuk menemiu sang kekasih yang berhati serigala. Dengan tutuir katanya yang manis , lelaki ini telah brhasil menjerat hati gadis bodoh ini.

“Selamat pagi”, sapa sang gadis kepada kekasihnya.

“Pagi ceria yang dipenuhi mawar dan melati……. rayuan gombal pun meluncur manis dari mulut pemuda ini.

Gadis cantik itu langsung masuk ke dalam mobilnya dengan hati berbunga -bunga. Dia memandangan ke arah kampusnya seolah – olah mengucapkan selamat tinggal.Sepanjang perjalanan, serigala ini menjejali gadis ini dengan rayuaan, hingga membuat gadis itu semakin tenggelam dalam jebakan. Setelah pemuda ini merasa sang gadis telah semakin terperosak dalam perangkatnya, ia lantas berkata, “Bagaimana kalau kita pergi keluar kota ? Sebelum ayahmu datang mejemput, kujamin engkau telah berada kembali di kampus.”

“Tidak masalah”, jawab sang gadis enteng. Srigala ini melompat saking kegiranganya. Dia segera melajukan kendaraannya dengan kencang. Apa yang terjadi? Sudah dapat diduga. Seorang gadis yang telah masuk perangkap di sarang srigala pastilah tidak dapat menghindari bahaya.

Di tengah perjalan ke kampus, gadis ini tak hentinya memandangi pemuda di sampingnya dengan sejuta penyesalan dan amarah. Dia telah menggadaikan segalanya hanya untuk masa depan yang kelam. Lelaki ini sendiri sibuk menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi agar bisa nyampai di kampus sebelum sang ayah datang. Sama sekali ia tak memperhatikan rona waja sendu gadis cantik di sampingnya. Namun Tak dapat dihindari. Ban mobil itu meletus hingga menyebabkan mobil terjungkil balik berkali-kali. Sang gadis menjerit terperangah, namun semua sudah terlambat, semua telah berakhir. Dan semua telah terjadi. Meski hatimu telah kembali dengan iman dan mengakui dosa, wahai gadis , namun ajalmu yang penuh aib tak mungkint dihindari. Tak muda polisi menghubungi kampus sang gadis, karena semua identitas kemahasiswaan gadis ini ada di dalam tasnya. Dekan fakultas itu sendiri yang menerima kabar itu, dan kemudian ia berkata kepada satpam kampus ,”Bila fulan datang setelah dzuhur , kabari aku!”

Sang dekan berdiri di depan gerbang kampus. Ia menghapus air matanya kerena sedih. Saat sang ayah datang, satpam kampus segera memintanya untuk menemui sang dekan, “Wahai ayah Fulanah, pergilah kekantor seksi bidang kecelakaan.”

“Ada apa dengan putriku?”

Sang dekan tak mapu menjawab, dia hanya berkata,” lihatlah sendiri kesanah wahai ayah fulanah!”

Sang ayah bergegas kekantor terkait. Dan betapa hatinya begitu tergoncang melihat kenyataan pahit di depan mataanya. Siapa yang telah membawa putriku sampai keluar kota? Bagaimana mungkin ia bisa sampai kesana? Hatinya begitu miris, kepalanya penuh dijejali tanda tanya yang tiada terjawab.

Petugas informasi lantas memperjelas kejadian sebenarnya. Lelaki itu terkulai lemas….

Semoga Allah mengagungkan pahalamu dan memperbaki kesabaranmu….” Kalimat itu tak mampu diserapnya. Dengan serta merta lelaki itu beteriak, hingga setiap orang disitu mendengar suaranya, “ TIADA TEMPAT BAGI WANITA SELAIN DI RUMAHNYA!” Ia lantas membuang serbannya, melepas jasnya dan merobek bajunya sendiri. Lelaki paruh baya ini nyaris gila karena penyesalan. Namun apa gunanya penyesalan? Putri terkasihnya tak mungkin kembali hidup. Ia pergi membawa derita dan penyesalan karena sebuah kepercayaan yang keliruh. Tinggalah sang ayah hidup dengan bulir-bulir peyesalandan sejuta impian yang kandas sebelum tewujud. Betapa tragis.

Wahai saudariku Muslimah, cukuplah kisah ini menjadi pelajaran bagimu dan ayahmu.

Betapapun,  seorang wanita itu adalah makhluknyang lemah dan rawan oleh tipu daya lelaki.  Karena sesungguhnya, manusia baik pria dan wanita yang dicintai Allah Ta’ala bukan karena kebagusan rupa dan kepitarannya , namun hanya karena ketaqwaannya.

Semoga kalian saudariku , dapat memetik hikmah dari kisah ini dan menyelamatkan kita dari pungkasan yang jelek (khusnul khatimah).Amin!

Majalah Elfatah volume 6 2006 hal 49

Iklan

2 thoughts on “Tempat Terbaik Wanita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s