Catatan Kajian Nashiihatiy lin-Nisaa` Part 5


oleh Pengen Ke Madinah pada 18 Mei 2011 jam 15:07

Pada pembahasan yang lalu, disebutkan bahwa Allah Ta’ala tidaklah menciptakan kita dengan sia-sia (yaitu dibiarkan begitu saja tanpa perintah dan larangan). Lantas bagaimanakah kewajiban kita terhadap perintah dan larangan Allah Ta’ala?

Kewajiban kita terhadap perintah Allah Ta’ala yang pertama adalah mempelajarinya. Kewajiban kedua adalah mencintai perintah tersebut. Baca lebih lanjut

Catatan Kajian Nashiihatiy lin-Nisaa` Part 4


oleh Pengen Ke Madinah pada 25 April 2011 jam 6:16

Allah ‘Azza Wa Jalla Tidaklah Menciptakan Kita dengan Sia-Sia

 

 

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثاً وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

“Apakah kalian mengira bahwa Kami menciptakan kalian dengan sia-sia, dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu`minun: 115) Baca lebih lanjut

Catatan Kajian Kitab Nashiihatiy lin-Nisaa` Part 2


oleh Pengen Ke Madinah pada 11 April 2011 jam 9:31

Taqwa bag. 1

 

Penulis hafidzahallahu Ta’ala menasihatkan kepada dirinya sendiri dan para muslimah untuk bertaqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, baik dalam keadaan tersembunyi  maupun terang-terangan, baik dalam keadaan sendirian maupun bersama-sama. Beliau menasihati kita untuk menjadikan amalan kita ikhlas karena mengharap wajah Allah Yang Maha Mulia, dan hendaklah kita tidak mengerjakan satu amalan pun karena riya` atau untuk berbangga-bangga. Dan hendaknya kita berpegang teguh dengan agama kita, karena sesungguhnya kita semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla. Baca lebih lanjut

Catatan Kajian Kitab Nashiihatiy lin-Nisaa` Part 1


oleh Pengen Ke Madinah pada 07 April 2011 jam 8:30

Kitab                   : Nashiihatiy lin-Nisaa`

Penulis                : Ummu ‘Abdillah bintu Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah

Pemateri             : Ustadz Zaid Susanto hafidzahullah

Bab                    : Anjuran untuk Ikhlas dan Menjaga Waktu

Niat

Penulis kitab hafidzahallah menukil sebuah hadits yang agung yang diriwayatkan oleh ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,

(( الأعمال بالنية، ولكل امرئ ما نوى، فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة يتزوجها فهجرته إلى ما هاجر إليه ))

“Setiap amalan itu tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya maka hiijrahnya adalah karena Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang diinginkannya atau seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang dia inginkan.” (HR. Al-Bukhari dalam Fat-hul Baari 1/135) Baca lebih lanjut

Manajemen waktu


 

Mensiasati keterbatasan waktu dengan cara menjalankan beberapa aktifitas didalam satu waktu yang sama.

Aktifitas, kebutuhan & tuntutan hidup, serta tujuan yang hendak diraih oleh manusia sangatlah banyak, akan tetapi waktu yang tersedia sangatlah terbatas dan seakan berputar sangat cepat.
Oleh karenanya, agar tidak terus tertinggal dari yang lain dan agar tidak tergerus oleh zaman, maka ada baiknya kita bercermin dari kisah para ulama terdahulu yang sampai saat ini nama mereka masih harum mengenai bagaimana mereka mensiasati keterbatasan waktu yang mereka miliki. Baca lebih lanjut